Sabtu, 24 November 2007

Insiden Anjing di Tengah Malam yang Bikin Penasaran

· Penulis :Mark Haddon
· Penerbit :KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
· Tahun 2003, 311 halaman

Buku ini mengisahkan tentang pembunuhan seekor anjing yang akhirnya dapat diungkap oleh seorang remaja berumur lima belas tahun yang menyandang Sindrom Asperger. Asperger adalah penyakit atau kelainan sejenis autisme. Remaja ini bernama Christopher Boone.
Pada suatu tengah malam Christopher melihat seekor anjing terbaring di atas rumput tengah halaman rumah tetangganya, Nyonya Shears. Anjing pudel yang telah mati itu bernama Wellington. Ia sangat kaget melihat Wellington mati. Ia pun bertanya-tanya dalam hati siapa yang membunuh Wellington dan mengapa ”si pembunuh” tega membunuh anjing yang tidak bersalah ini ?
Christopher pun berusaha mengungkap misteri pembunuhan Wellington, walau sebenarnya ia sudah dilarang oleh Ayahnya. Ia menyelidiki misteri pembunuhan ini dengan bersembunyi-sembunyi, ia juga berusaha mencari petunjuknya.
Setelah lama berusaha mengungkap misteri pembunuhan ini, Ayah Christopher mengetahui aksinya tersebut. Ia pun marah besar dan ia kembali melarang anaknya agar tidak berusaha mengungkap misteri pembunuhan anjing tersebut, ia juga mengambil buku yang di gunakan oleh Christopher untuk menulis petunjuk dari misteri pembunuhan anjing tersebut.
Pada suatu hari ketika Ayahnya pergi , Christopher mengambil buku yang ia gunakan untuk menulis petunjuk misteri pembunuhan anjing tetengganya tersebut di kamar Ayahnya, tepatnya di lemari Ayahnya. Di sanalah ia menemukan buku yang ia gunakan untuk menulis petunjuk dari misteri pembunuhan anjing tetangganya. Karena terlalu sibuk di kamar Ayahnya ia tidak menyadari bahwa Ayahnya sudah pulang dan melihat aksinya, ia merasa terkejut. Karena sebenarnya anaknya itu telah dilarang masuk ke kamarnya. Tapi ia tidak bisa marah karena ia telah berbohong kepada anaknya, bahwa ialah yang membunuh Wellington, anjing Nyonya Shears, tetangga mereka. Rupanya ia membunuh Wellington karena tidak menyukai anjing tersebut.
Sisi menarik dari buku ini, menurutku adalah atas keberanian Chistopher -yang walaupun menderita Asperger- untuk mengungkap misteri pembunuhan anjing tetangganya. Namun hal yang kurangku sukai adalah pembunuh Wellington adalah Ayahnya sendiri .

Tidak ada komentar: